Home DAERAH Wujudkan Green City, Pemko Pekanbaru Akan Larang Pusat Perbelanjaan Jual Kantong Plastik

Wujudkan Green City, Pemko Pekanbaru Akan Larang Pusat Perbelanjaan Jual Kantong Plastik

by admin admin

Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.

PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, berencana akan menghentikan penjualan kantong plastik di pusat-pusat perbelanjaan. Rencana itu dilakukan Pemko Pekanbaru dalam upaya mewujudkan Green City.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan, bahwa saat ini pemerintah kota tengah menyiapkan nota kesepahaman atau MoU dengan seluruh pusat perbelanjaan terkait larangan penjualan kantong plastik tersebut.

Dengan adanya MoU, setiap pusat perbelanjaan ataupun ritel modern tidak lagi dibenarkan menyediakan kantong plastik bagi konsumen yang berbelanja.

“Ini kita akan membuat MoU terbaru antara Indomaret, Alfamart, terus beberapa Toserba untuk tidak lagi menjual plastik, kantong asoi,” ujar Agung, Senin (22/9/2025).

Dikatakannya, penghentian penjualan kantong plastik di pusat-pusat perbelanjaan itu sebagai upaya dalam mewujudkan Pekanbaru sebagai Green City atau kota hijau.

Walikota Agung menyebut, Pemko Pekanbaru kini tengah berupaya dalam mewujudkan green city dengan berbagai kebijakan yang dibuat.

Saat ini kata Agung, di lingkungan Pekanbaru sendiri sejak beberapa bulan terakhir telah diterbitkan surat edaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggunakan Tumbler. Ini salah satu upaya mengurangi pemakaian plastik.

Selain itu, Pemko Pekanbaru juga tengah mempersiapkan kerjasama pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar dengan perusahaan luar.

Kerja sama ini tidak hanya menghasilkan listrik dari pengolahan sampah, namun juga mendatangkan keuntungan melalui perdagangan karbon.

“Sebentar lagi kita akan launching kerjasama pengelolaan TPA menjadi TPA yang betul-betul green city,” katanya.

Menurutnya, Pemko Pekanbaru terus mencari terobosan dan kebijakan yang inovatif untuk mendukung tercapainya Pekanbaru sebagai kota hijau. Itu mewujudkan itu juga diperlukan dukungan dari semua pihak. ZIK

You may also like

Alternative Text