
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho
PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, tengah menyiapkan lahan di kawasan Komplek Perkantoran Pemerintah, Kecamatan Tenayan Raya untuk program pembangunan 3 juta rumah.
Rumah yang akan dibangun ini nantinya bisa dihuni oleh masyarakat yang memiliki penghasilan rendah. Saat ini Pemko Pekanbaru tengah melobi pemerintah pusat agar program 3 juta rumah bisa dilaksanakan di Kota Pekanbaru.
“Pemerintah kota siap memberikan tanahnya, sebagai bentuk kontribusi dari pemerintah kota untuk rakyat Pekanbaru yang kurang mampu,” ujar Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Kamis (29/5/2025).
Agung menyebut, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan lahan kosong di kawasan Tenayan Raya, jika program 3 juta rumah ini dapat terlaksana di Pekanbaru.
“Karena Pemko punya banyak tanah di kawasan komplek perkantoran Tenayan Raya. Ada 300 hektar lebih,” kata Agung.
Ia mengaku bahwa pihaknya telah menemui langsung Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Indonesia, Maruara Sirait di Jakarta, Senin (19/5) lalu. Dengan harapan, program 3 juta rumah yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto tersebut bisa terlaksana di Pekanbaru.
Dikatakannya, dari pertemuan bersama Menteri PKP beberapa waktu lalu, ada respon positif yang diberikan menteri Maruara.
“Kemarin pak Maruara, sinyal positif diberikan beliau dan sebentar lagi kami akan tindaklanjut ke dirjen nya. Untuk membahas hal yang betul-betul supaya program ini bisa terlaksana,” sebutnya.
Ia menambahkan, program 3 juta rumah merupakan program sosial yang digagas Presiden Prabowo. Dimana nantinya, akan ada banyak keringanan bagi masyarakat untuk bisa memiliki rumah tersebut.
“Mulai dari dp-nya yang tidak ada. Angsuran ringan. Sehingga ini sangat menguntungkan bagi masyarakat Pekanbaru,” jelasnya. MAP

