
PEKANBARU – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, terus berupaya meningkatkan kemampuan personel agar bisa memberi penanganan lebih cepat saat terjadi musibah kebakaran bangunan.
Untuk meningkatkan kemampuan personel tersebut, DPKP Kota Pekanbaru menggelar simulasi penanganan kebakaran. Simulasi ini dipimpin langsung oleh Kepala DPKP Zarman Candra.
Simulasi diawali dari laporan masyarakat dan kemudian dilanjutkan dengan kesiapan personel menuju lokasi terjadinya peristiwa kebakaran.
Pada simulasi itu, personel tim respons pemadam kebakaran dibekali persiapan. Seperti kesiapan dalam mengendarai mobil pemadam saat keluar pos pemadam di Jalan Cempaka.
Saat simulasi, Zarman Candra didampingi Sekretaris dan jajaran menghitung langsung durasi persiapan para personel dalam simulasi tersebut. Ia ingin melihat kecepatan para personel dalam menangani kebakaran usai menerima laporan.
“Kami berupaya untuk lebih cepat lagi, agar bisa segera meminimalisir dampak kebakaran,” ujar Zarman, Selasa (9/9/2025).
Dikatakannya, respon cepat ketika terjadi kebakaran tidak bisa ditawar. Hal itu juga sesuai dengan arahan Walikota Agung Nugroho.
Menurutnya, setiap menit keterlambatan dapat menentukan besar kecilnya kerugian bahkan menyangkut nyawa warga. Karena itu, Pemko Pekanbaru terus memperkuat sarana dan prasarana, sekaligus menyiapkan petugas yang tanggap.
“Kita berharap kemampuan petugas Damkar bisa terus ditingkatkan dan selalu siaga dalam menjalankan tugas. Apalagi Pekanbaru akhir-akhir ini sering terjadi kebakaran rumah, termasuk bangunan toko,” pungkasnya. ZIK

