
PEKANBARU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru membongkar paksa puluhan lapak milik Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Pasar Jongkok, Jalan HR Soebrantas, Kamis (10/7/2025).
Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian mengatakan, penertiban terhadap PKL ini dilakukan secara langsung. Tidak ada lagi peringatan bagi PKL yang ditertibkan.
Pasalnya, para PKL sudah diimbau sejak jauh-jauh hari agar melakukan pembongkaran secara sendiri.
“Karena sudah kita imbau sejak jauh-jauh hari dulu. Jadi, sekarang sudah tidak ada lagi pemberitahuan, tidak ada lagi surat peringatan. Tadi hampir 30 lapak yang bisa kami bongkar secara langsung,” ujar Zulfahmi.
Dikatakannya, di surat peringatan yang telah dilayangkan jauh-jauh hari, sudan disebutkan jika Satpol PP Pekanbaru dapat melaksanakan penertiban sewaktu-waktu terhadap PKL di Soebrantas.
“Jadi sekarang tidak ada lagi pemberitahuan, ini yang perlu digarisbawahi. Tidak ada lagi pemberitahuan penertiban PKL di sana (Soebrantas),” jelasnya.
“Karena sewaktu-waktu sesuai kebutuhan, sesuai situasi dan kondisi, kami akan melakukan penertiban. Jadi tidak ada komplain lagi, karena pemberitahuan sudah jelas. Hari ini kami laksanakan (penertiban),” sambungnya.
Ia menyebut, saat ini penertiban diperlukan mengingat keberadaan PKL semakin menjamur di atas trotoar dan bahu Jalan HR Soebrantas. Keberadaan lapak PKL dinilai turut memicu kemacetan di kawasan lalu lintas terpadat di Kota Bertuah tersebut.
“Kalau tidak ada penertiban, nanti selamanya mereka di situ. Sementara keluhan dari masyarakat terus berdatangan. Makanya kita lakukan penertiban sehingga ini (kemacetan) bisa diatasi atau diminimalisir,” katanya.
Menurutnya, penertiban PKL di Soebrantas juga sudah menjadi komitmen bersama antara Pemko Pekanbaru, pihak kepolisian dan pihak terkait lainnya guna mengurai kemacetan.
“Untuk itu sesuai arahan bapak walikota, kami akan melakukan penataan dan penertiban terhadap PKL di sepanjang Jalan HR Soebrantas,” jelasnya.
“Kami sudah mendata lokasi-lokasi yang menjadi biang kemacetan seperti di Pasar Jongkok, depan RSJ, hingga ke perbatasan (Pekanbaru-Kampar). Kita butuh waktu untuk melakukan penataan dan penertiban di Soebrantas ini,” pungkasnya. ZIK

