
PEKANBARUÂ – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menargetkan pembangunan fisik Hotel Riau yang berada di eks Mess Pemprov Riau, Jalan Brigjen Katamso, Jakarta, selesai Oktober 2026.
Pasalnya, pembangunan hotel tersebut sempat menemui beberapa kendala teknis. Sementara ground breaking atau peletakan batu pertama bangunan tersebut sudah dilakukan sejak Agustus 2024 lalu,
Menanggapi hal itu, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan beberapa kendala yang dihadapi dalam proyek pembangunan hotel tersebut di antaranya yakni permasalahan dengan masyarakat setempat. Pasalnya, saat pembersihan bangunan yang lama yakni Mess Pemprov Riau, kegiatan ini cukup banyak menimbulkan debu.
“Akibat kondisi tersebut, pihak pengembang harus menyelesaikan dengan masyarakat sekitar terlebih dahulu,” ungkap SF Hariyanto, Rabu (31/12/2025).
Tak hanya itu, permasalahan lain yang muncul terkait dengan pajak dengan Pemprov Jakarta. Namun saat ini seluruh persoalan tersebut telah selesai sehingga pembangunan fisik hotel dapat segera digesa.
“Sekarang semua persoalannya sudah selesai, karena itu pembangunan fisiknya bisa digesa. Ditargetkan pembangunan fisiknya sudah akan selesai di akhir tahun 2026 mendatang,” katanya.
Dikatakannya, pembangunan Hotel Riau rencananya sudah ada sejak tahun 2010. Nantinya hotel ini dibangun dengan ornamen Melayu.
“Hotel Riau di Jakarta ini akan dibangun dengan ornamen Melayu. Nantinya juga akan ada masjid yang berada di lantai 2,” ucapnya.
Ia menyebut, Hotel Riau dibangun untuk memberikan fasilitas bagi tokoh masyarakat Riau, Forkopimda dan juga masyarakat Riau yang sedang bepergian ke Jakarta. Nantinya juga akan diberikan diskon khusus.
“Kontribusi bagi daerah nanti kita dapat dividen. Semakin banyak orang yang menginap, maka semakin banyak juga dividen yang didapat,” pungkasnya. ZIK

