Home DAERAH Sejak Januari 2025, Karhutla di Pekanbaru Sudah 11 Hektare

Sejak Januari 2025, Karhutla di Pekanbaru Sudah 11 Hektare

by admin admin

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Zarman Candra.

PEKANBARU – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih mengancam Kota Pekanbaru di tengah musim kemarau saat ini. Sejak Januari 2025, sudah 11 hektar lahan di Kota Pekanbaru yang terbakar.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, Zarman Candra menyampaikan, bahwa Karhutla merupakan ancaman di tengah musim kemarau saat ini. Karhutla yang menimbulkan asap berdampak pada kualitas udara.

Dalam menjaga kualitas udara tersebut, BPBD Pekanbaru terus berkoordinasi dengan BMKG dan memantau kondisi udara di Kota Pekanbaru saat ini masih dalam kategori baik.

“Insyaallah baik. Hasil koordinasi dengan BMKG,” ujar Zarman Candra, Minggu (20/7/2025).

Ia menyebut, Karhutla tidak hanya terjadi di Kota Pekanbaru, akan tetapi juga terdeteksi di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Saat ini kasus Karhutla sudah mencuat di beberapa kabupaten, dan kondisi ini juga berdampak terhadap munculnya kabut asap di beberapa wilayah.

Bahkan dalam penanggulangan Karhutla, Pemerintah Provinsi Riau sudah menetapkan status Siaga Darurat Karhutla.

Dalam upaya mencegah Karhutla, pihaknya meningkatkan pengawasan kebakaran lahan di wilayah rawan. Mereka memonitor dan mengantisipasi kebakaran lahan terus meluas di Pekanbaru.

“Kita tetap monitor, terutama di wilayah-wilayah rawan,” katanya.

Dikatakannya, mayoritas wilayah kebakaran lahan ini berada di daerah pinggiran kota. Ada beberapa kecamatan yang menjadi rawan kebakaran lahan seperti, Kecamatan Payung Sekaki, Binawidya, Rumbai, Kulim, dan Tenayan Raya.

Untuk itu, pihaknya terus mengingatkan masyarakat, khususnya di daerah beresiko kebakaran lahan supaya tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Jangan sampai Pekanbaru menjadi penyumbang asap karena meningkatnya jumlah lahan yang terbakar. ZIK

You may also like

Alternative Text