
PEKANBARU – Menjelang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Riau Kepri (BRK) Syariah, Tokoh Senior PKB Riau, Musliadi menilai bahwa BRK Syariah sebagai BUMD harusnya mampu menunjukkan kinerja yang baik. Begitu juga calon direktur dan komisaris yang akan ditunjuk Gubernur Riau.
Musliadi yang lebih dikenal Cak Mus, melihat perkembangan BRK Syariah tidak menunjukkan prestasi signifikan. Menurutnya, direktur harus mampu menunjukkan seorang bankir.
“Anda-anda yang katanya bankir profesional, harusnya mampu menunjukkan kemampuan Seorang bankir, berani berspekulasi dengan perencanaan yang profesional dalam mengembangkan bank daerah ini. Jangan hanya duduk manis, tanpa resiko dan hanya menerima gaji setiap bulan. Tanpa memikirkan, kemana uang daerah ini bisa dikembangkan, sehingga menghasilkan PAD dalam bentuk Deviden,” ujar Musliadi, Selasa (21/10/2025).
Dirinya juga mengkritisi orang-orang yang duduk di BRK Syariah. Mereka harus bekerja kreatif dan membantu menyelesaikan beban kerja Gubernur.
“Jangan bentar-bentar mengadu ke Gubernur. Dan jangan ada lagi, sentilan dari kementrian keuangan, bahwa BPD kita hanya tempat deposito, buktikan bahwa BKR Syariah ini benar-benar bekerja Out of the Box,” katanya.
Bahkan bukan hanya menjadi ASN dan PPPK sebagai sumber kredit. Dirinya berharap agar para direksi berpikir kreatif. Silahkan gelontorkan dana kredit itu pada usaha usaha produktif dan berdampak.
“Jangan hanya cari aman. Setiap pekerjaan ada resiko, disitulah profesionalitas bankir direktur diuji,” ucapnya.
Cak Mus juga tidak memungkiri kinerja bagus dari para pejabat BRK Syariah. Pejabat yang memiliki kinerja bagus dan berbakti agar tetap dipertahankan.
“Yang baik tentu dihargai dan perlu dipertahankan. Inilah bentuk reward and punishmen,” sebutnya.
Ia menegaskan, bahwa bekerja di bank ini tidak coba coba. Pihaknya ingin manajemen BRK Syariah ini membantu tugas-tugas Gubernur, karena Pemprov Riau adalah pemegang saham terbesar.
Diketahui juga, bahwa saat ini tengah berlangsung seleksi komisaris utama, komisaris independen dan direktur dana dan jasa.
Untuk nama calon Komisari Utama BRK Syariah yang lolos yakni, Helmi D, Boby Rachmat dan Syahrial Abdi. Kemudian untuk calon Komisaris Independen yakni Denny Mulya Akbar, Tatang Yudiansyah, Eka Afriadi, Heru Kurniawan, Irwan, Nizam, Suroyo Kuncoro, dan Wachyono. ZIK
Sementara untuk jabatan calon Direktur Dana dan Jasa BRK Syariah yang lolos yakni, Andri Satria, ArhinSyafie, Edi Wardana, dan Muhammad Jazuli.

